LISA 'Rockstar' (2024): Babak Baru Karier Solo Setelah Hengkang dari YG Entertainment
Pada 27 Juni 2024, Lisa resmi merilis "Rockstar", sebuah momen yang menandai babak sepenuhnya baru dalam perjalanan kariernya sebagai artis solo. Lagu ini menjadi single pertama Lisa sejak ia memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak individunya dengan YG Entertainment pada Desember 2023, sekaligus menjadi rilisan perdana di bawah label barunya sendiri, LLOUD, yang didirikannya pada Februari 2024 bekerja sama dengan RCA Records.
Latar Belakang dan Proses Produksi
"Rockstar" ditulis oleh Lisa sendiri bersama hitmaker ternama Ryan Tedder, yang sebelumnya dikenal lewat kolaborasinya dengan Beyoncé, Adele, dan Tate McRae, bersama Sam Homaee, Brittany Amaradio, Lucy Healey, dan James Essien. Ryan Tedder dan Sam Homaee turut bertindak sebagai produser lagu ini, menciptakan perpaduan genre hip-hop dan hyperpop yang terasa sangat berbeda dari nuansa trap berat yang mendominasi lagu solo Lisa sebelumnya, "Money" (2021).
Judul "Rockstar" sendiri terinspirasi dari salah satu bagian lirik ikonik milik Lisa dalam lagu BLACKPINK "Shut Down", yang menggambarkan dirinya sebagai sosok yang lebih liar dari seorang rockstar maupun popstar. Lagu ini juga menyisipkan sampel dari lagu "New Person, Same Old Mistakes" milik Tame Impala yang dirilis pada 2015, menambah lapisan musikal yang unik pada produksi keseluruhan lagu ini.
Pencapaian di Bawah Label Baru Lisa
Sebagai comeback pertama Lisa di bawah label barunya, "Rockstar" mencatatkan sejumlah pencapaian yang mengesankan:
Debut di posisi pertama Billboard Global Excl. US Chart dan posisi keempat Billboard Global 200, menjadi debut solo terbesar Lisa sepanjang kariernya hingga saat itu.
Menduduki posisi pertama tangga lagu mingguan YouTube Global.
Debut di posisi kedelapan Spotify Global Daily Chart serta masuk ke tangga lagu di lebih dari 20 negara di seluruh dunia.
Bertahan di posisi pertama Spotify Thailand, negara asal Lisa, selama sepuluh hari berturut-turut dengan jumlah streaming tiga kali lipat dibandingkan lagu di posisi kedua.
Video musiknya meraih lebih dari enam juta penayangan hanya dalam tiga jam pertama setelah dirilis di YouTube.
Meraih penghargaan Best K-Pop di ajang MTV Video Music Awards 2024, menjadikan Lisa sebagai solois pertama yang berhasil memenangkan kategori tersebut sebanyak dua kali.
Pencapaian ini menegaskan bahwa keputusan Lisa untuk membangun label sendiri dan bekerja sama dengan produser kelas dunia seperti Ryan Tedder terbukti menjadi langkah yang tepat dalam mempertahankan sekaligus memperluas basis penggemarnya di pasar musik internasional.
Perayaan Budaya Thailand dalam Video Musik
Video musik "Rockstar" disutradarai oleh Henry Schofield dengan koreografi garapan Sean Bankhead, diambil gambar di berbagai lokasi ikonik Bangkok, termasuk kawasan Pecinan Yaowarat. Video ini turut menampilkan tiga influencer transgender asal Thailand yang tampil sepanjang video, sebuah bentuk penghormatan terhadap legalisasi pernikahan sesama jenis di Thailand yang disahkan tak lama sebelum perilisan lagu ini, menjadikan Thailand negara pertama di Asia Tenggara yang mengambil langkah tersebut.
Kritik terhadap "Rockstar"
Meski meraih banyak pencapaian, "Rockstar" turut menerima sejumlah catatan kritis dari pengamat musik. Sebagian kritikus menilai pergeseran genre dari trap yang lebih berat pada "Money" menuju hyperpop yang lebih eksperimental dan ringan ini sebagai langkah yang cukup berisiko, mengingat basis penggemar Lisa sudah terbiasa dengan gaya musik yang lebih intens dan tegas.
Selain itu, ada pula catatan bahwa durasi lagu yang sangat singkat, hanya sekitar dua menit delapan belas detik, dianggap terasa terlalu pendek untuk sebuah comeback yang telah dinantikan penggemar selama hampir tiga tahun sejak "Lalisa" dan "Money". Namun demikian, gaya musik yang lebih segar dan berani ini justru dipandang banyak pihak sebagai bukti keberanian Lisa dalam bereksperimen dengan identitas musikal barunya di luar naungan YG Entertainment.
Pujian atas Kemandirian Artistik Lisa
Di sisi lain, banyak pengamat musik memuji keberanian Lisa dalam membangun label musiknya sendiri dan mengambil kendali penuh atas arah kreatif kariernya. Keterlibatannya secara langsung dalam penulisan lagu bersama produser sekelas Ryan Tedder dianggap sebagai bukti kematangan artistik Lisa sebagai musisi yang kini memiliki kebebasan lebih besar dalam menentukan visi musikalnya sendiri.
Opini: Deklarasi Kemandirian di Industri Musik Global
"Rockstar" dapat dilihat sebagai deklarasi kemandirian Lisa setelah bertahun-tahun berkarier di bawah naungan YG Entertainment bersama BLACKPINK. Keputusannya untuk mendirikan label sendiri dan berkolaborasi dengan produser internasional ternama menunjukkan ambisi besar Lisa untuk membangun karier solo yang benar-benar berdiri di atas visi artistiknya sendiri, terlepas dari identitas BLACKPINK sebagai grup.
Keberhasilan lagu ini menembus posisi tinggi di Billboard Global Chart hanya beberapa hari setelah perilisan juga membuktikan bahwa popularitas Lisa sebagai individu tetap sangat kuat, bahkan setelah berpisah dari label yang selama ini menaunginya. Langkah berani menampilkan budaya dan isu sosial Thailand dalam video musiknya turut menegaskan bahwa Lisa semakin percaya diri menyuarakan identitas personalnya secara lebih terbuka lewat karya-karya solonya ke depan.
Pertanyaan Seputar LISA "Rockstar"
Kapan "Rockstar" dirilis?
"Rockstar" dirilis pada 27 Juni 2024 melalui label LLOUD milik Lisa sendiri bekerja sama dengan RCA Records.
Siapa yang menulis dan memproduksi lagu ini?
Lagu ini ditulis oleh Lisa bersama Ryan Tedder, Sam Homaee, Brittany Amaradio, Lucy Healey, dan James Essien, dengan produksi oleh Ryan Tedder dan Sam Homaee.
Apa pencapaian terbesar "Rockstar"?
Lagu ini debut di posisi pertama Billboard Global Excl. US Chart dan meraih penghargaan Best K-Pop di MTV Video Music Awards 2024, menjadikan Lisa peraih dua kali kategori tersebut.
Mengapa "Rockstar" menjadi comeback penting bagi Lisa?
Lagu ini menjadi rilisan solo pertama Lisa setelah keluar dari YG Entertainment, sekaligus comeback pertamanya sejak "Lalisa" dan "Money" pada 2021.
Kesimpulan
"Rockstar" adalah bukti nyata bahwa Lisa mampu membangun kembali momentum kariernya sebagai artis solo yang mandiri, lengkap dengan label musik dan visi artistik miliknya sendiri. Dengan pencapaian di Billboard Global Chart serta penghargaan MTV Video Music Awards, lagu ini menjadi penanda penting babak baru perjalanan Lisa di industri musik global, terlepas dari identitasnya sebagai bagian dari BLACKPINK.