H1-KEY 'SEOUL (Such A Beautiful City)' (2023)
H1-KEY 'SEOUL (Such A Beautiful City)' (2023): Surat Cinta Retro untuk Kota yang Tak Pernah Tidur
Setelah "Rose Blossom" mengubah nasib mereka, H1-KEY menghadapi pertanyaan paling berat bagi grup mana pun: apa yang harus dilakukan setelah sukses? Jawaban mereka datang pada akhir Agustus 2023 lewat H1-KEY 'SEOUL (Such A Beautiful City)' (2023), lagu retro bernuansa sofistikasi yang bukan sekadar kelanjutan, melainkan pernyataan bahwa mereka siap melangkah lebih jauh.
Latar Belakang: Comeback Setelah Ledakan "Rose Blossom"
"SEOUL (Such A Beautiful City)" dirilis pada 30 Agustus 2023 pukul 18.00 KST bersama video musiknya, sebagai salah satu dari dua lagu utama mini album kedua H1-KEY, Seoul Dreaming. Lagu utama pertama, "Time to Shine", sudah dirilis seminggu sebelumnya. Menurut Soompi, lagu ini diproduseri oleh Hong Jisang dan Young K dari DAY6, dan berkisah tentang H1-KEY yang menjalani mimpi yang berisiko namun indah di kota Seoul, tempat harapan dan keputusasaan serta kegembiraan dan kesedihan terus bersilangan jalan (sumber: Soompi).
Tim yang Sama dengan "Rose Blossom"
Media Korea Ten Asia mencatat bahwa lagu ini dikerjakan oleh Hong Ji-sang dan Young K, duo yang sebelumnya sudah menunjukkan sinergi terbaik lewat "Rose Blossom". Itu bukan kebetulan: pendengar yang jatuh cinta pada lirik puitis "Rose Blossom" kini mendapat kelanjutannya dengan nuansa berbeda.
Tentang Mini Album Seoul Dreaming
Mini album ini berisi tujuh trek, termasuk intro, dua lagu utama, "Low-key Scared But H1-KEY Ready", "Magical Dream", dan dua versi instrumental. Video musik "SEOUL" disutradarai oleh Na Seung-gwon dari Studio L'Extreme, sutradara yang sama dengan "Rose Blossom" menurut catatan Wikipedia.
Konsep dan Nuansa Musik
Berbeda dengan penghiburan yang lembut pada "Rose Blossom", "SEOUL" tampil dengan karakter retro dan elegan. Apple Music menyebutnya sebagai penghormatan bernuansa retro-synth terhadap energi tak kenal lelah kota Seoul, yang menggambarkan metropolis sebagai sebuah perasaan, bukan sekadar tujuan. Sementara itu, The K Meal menilai lagu ini sebagai lagu retro funk yang menyenangkan dengan banyak pengaruh 1980-an.
Seoul yang Memikat dan Melelahkan
Lirik lagu ini tidak hanya memuji kemegahan Seoul. Ada sentuhan sisi gelap dari kesibukan ibu kota yang seolah terus "mencuri" mimpi orang, tetapi suasananya tetap penuh aspirasi. Dualitas inilah yang membuat lagu ini terasa matang: ia mengakui kerasnya kota, namun tetap memilih bermimpi.
Visual yang Segar dan Elegan
Teaser video musiknya memperlihatkan para anggota menjelajahi berbagai sudut Seoul, mulai dari atap gedung, ruang konser, hingga hutan gedung. Di malam hari ada kembang api, sedangkan di siang hari ada suasana norak-lucu (kitsch) yang tetap terlihat keren. Ten Asia menyebut transformasi ini sebagai bukti kemampuan grup mencerna beragam konsep.
Kritik: Kekuatan dan Kelemahan
Kekuatan
Pertama, identitas retro yang meyakinkan. Nuansa synth dan funk era 80-an terasa utuh, tidak sekadar tempelan, dan cocok dengan karakter vokal para anggota. Kedua, konsep kotanya kuat. Menjadikan Seoul sebagai tokoh utama memberi lagu ini jiwa dan kekhasan yang membedakannya dari lagu cinta biasa. Ketiga, kematangan emosional. Kemampuan memotret harapan dan kelelahan sekaligus menunjukkan bahwa grup tidak hanya mengulang formula sukses.
Kelemahan
Di sisi lain, ada beberapa catatan. Pendengar yang jatuh cinta pada nuansa band dan kehangatan "Rose Blossom" mungkin merasa lagu ini lebih "gaya" dibanding "menyentuh". Konsep retro juga merupakan tren yang cukup ramai di K-pop, sehingga lagu ini bergantung pada eksekusi dan karisma untuk menonjol. Selain itu, lagu ini tidak secara langsung membawa penghiburan seperti pendahulunya, sehingga sebagian pendengar mungkin membutuhkan beberapa kali dengar sebelum benar-benar menangkap kedalamannya.
Kelemahan ini lebih berkaitan dengan ekspektasi dan selera daripada kualitas pengerjaan.
Pencapaian "SEOUL (Such A Beautiful City)" (2023)
Kemenangan Pertama di Acara Musik
Pencapaian paling berkesan adalah kemenangan perdana H1-KEY di acara musik pada 5 September 2023, di The Show (SBS M), lima hari setelah rilis. Menurut Paste Magazine, Hwiseo meneteskan air mata di atas panggung saat nama mereka disebut, sementara anggota lain terlihat terkejut. Para anggota mengaku tidak pernah membayangkan momen itu, mengingat mereka tumbuh dengan menonton idola mereka tampil di acara serupa (sumber: Paste Magazine).
Lonjakan Penjualan Album
Menurut Hanteo yang dikutip Soompi, Seoul Dreaming terjual sekitar 74.231 kopi pada pekan pertama, lebih dari sepuluh kali lipat dari penjualan pekan pertama Rose Blossom sebesar 6.920 kopi (sumber: Soompi). Menurut diskografi Wikipedia, album ini mencapai peringkat 3 di tangga album Korea dengan penjualan tercatat sekitar 77.524 kopi.
Posisi Lagu di Tangga dan Daftar Akhir Tahun
Menurut catatan Wikipedia, "SEOUL" tidak masuk Circle Digital Chart, tetapi mencapai peringkat 42 pada komponen Download Chart. Namun, lagu ini mendapat pengakuan dari kritikus: Paste Magazine memasukkannya ke daftar lagu K-pop terbaik 2023.
Dampak pada Karier Grup
Semua itu membuktikan bahwa kesuksesan "Rose Blossom" bukan kebetulan. Pada tahun yang sama, H1-KEY juga meraih Rising Star Female Idol di Brand of the Year Awards, dan dua anggotanya, Riina dan Hwiseo, tampil di Queendom Puzzle.
Opini Penulis: Bukti Bahwa Mereka Bukan Keberuntungan Sesaat
Nilai terbesar "SEOUL" adalah pembuktian. Banyak grup yang meledak karena satu lagu lalu menghilang. H1-KEY memilih untuk tidak mengulang, melainkan menunjukkan jangkauan yang lebih luas. Lagu ini menjadikan kota yang dikenal gemerlap sekaligus melelahkan sebagai cermin bagi siapa pun yang pernah bermimpi di tempat yang tidak selalu ramah.
Antara Kenyamanan dan Keberanian
Saya menghargai keberanian mereka untuk tampil dengan citra yang lebih elegan, tanpa melepas pesan yang membuat orang mencintai mereka. Perubahan itu terasa alami, seperti grup yang sedang tumbuh dewasa bersama pendengarnya.
Rekomendasi
Dengarkan "SEOUL" saat berjalan di malam hari di kota, atau ketika Anda ingin lagu yang retro, ringan, tetapi punya kedalaman. Jika Anda menyukainya, lanjutkan ke "Time to Shine" untuk melihat sisi cerah dari album yang sama.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Kapan "SEOUL (Such A Beautiful City)" dirilis?
Lagu ini dirilis pada 30 Agustus 2023 pukul 18.00 KST bersama mini album Seoul Dreaming.
Siapa yang memproduseri lagu "SEOUL"?
Hong Jisang dan Young K dari DAY6, tim yang sama dengan "Rose Blossom".
Apa genre lagu "SEOUL"?
Retro synth dan funk dengan pengaruh musik 1980-an, menurut ulasan Apple Music dan The K Meal.
Apakah "SEOUL" meraih kemenangan di acara musik?
Ya. Lagu ini membawa H1-KEY meraih kemenangan acara musik pertama mereka di The Show pada 5 September 2023.
Seberapa sukses album Seoul Dreaming?
Terjual sekitar 74.231 kopi di pekan pertama menurut Hanteo, dan mencapai peringkat 3 di tangga album Korea dengan sekitar 77.524 kopi tercatat.
Siapa sutradara video musik "SEOUL"?
Na Seung-gwon dari Studio L'Extreme.
Kesimpulan
H1-KEY 'SEOUL (Such A Beautiful City)' (2023) adalah lagu yang membuktikan bahwa kesuksesan awal bukan akhir cerita. Dengan nuansa retro yang elegan, lirik yang jujur tentang mimpi dan kelelahan di kota besar, serta kemenangan pertama di acara musik, lagu ini menegaskan H1-KEY sebagai grup yang layak diperhitungkan. Bagaimana menurut Anda, apakah "SEOUL" lebih menyentuh atau lebih keren dibanding "Rose Blossom"? Tuliskan di kolom komentar dan bagikan artikel ini kepada sesama penggemar K-pop.
%20H1-KEY,%202023%20(8).gif)
%20H1-KEY,%202023%20(3).gif)
%20H1-KEY,%202023%20(7).gif)
%20H1-KEY,%202023%20(10).gif)
%20H1-KEY,%202023%20(9).gif)