JENNIE 'ZEN' (2025): Lagu Kejutan yang Buka Jalan Menuju Album Ruby
Pada 25 Januari 2025, hanya beberapa jam setelah mengumumkan rangkaian konser bertajuk "The Ruby Experience", Jennie mengejutkan penggemar dengan merilis video musik untuk lagu berjudul "ZEN" secara mendadak. Lagu ini kemudian resmi dirilis di seluruh platform digital dan streaming pada 7 Maret 2025, bertepatan dengan perilisan album studio debut penuhnya, Ruby, sebagai track kesepuluh dari total lima belas lagu dalam album tersebut.
Latar Belakang dan Proses Produksi
"ZEN" ditulis oleh Jennie bersama Asheton Hogan, Bibi Bourelly, Kirsten Alyssa Spencer, dan Jelli Dorman, dengan produksi oleh Pluss. Lagu ini direkam di studio Paradise Sound Recordings, Los Angeles, dan mengusung nuansa industrial yang dipadukan dengan elemen elektronik, menciptakan atmosfer musik yang jauh lebih gelap dan intens dibandingkan single-single Jennie sebelumnya di era Ruby seperti "Mantra" dan "Like Jennie".
Menurut pengakuan Jennie kepada media Complex, penciptaan "ZEN" menjadi titik awal yang membuat konsep album Ruby mulai terbentuk secara utuh. Secara tematik, lagu ini berbicara tentang bagaimana mempertahankan ketenangan batin sekaligus menjaga "aura membara" di tengah kebisingan dan tekanan yang datang dari luar, sebuah pesan yang relevan mengingat posisi Jennie sebagai figur publik yang terus menjadi sorotan media sepanjang kariernya.
Peran Penting dalam Kesuksesan Album Ruby
Meski tidak dirilis sebagai single utama, "ZEN" turut mencatatkan sejumlah pencapaian dan pengakuan penting sebagai bagian dari rangkaian promosi album Ruby:
Menjadi salah satu dari hanya dua lagu non-single di album Ruby yang mendapatkan video musik resmi, bersama dengan "Seoul City".
Video musiknya yang dirilis secara mendadak berhasil menarik perhatian besar media musik internasional, termasuk NME, berkat elemen kejutan dalam strategi promosinya.
Turut berkontribusi pada kesuksesan besar album Ruby secara keseluruhan, yang tercatat sebagai album K-pop terlaris secara global sepanjang tahun 2025 dengan lebih dari 4,1 juta unit terjual di seluruh dunia.
Disebut oleh berbagai ulasan album sebagai salah satu lagu berenergi tinggi yang mewakili sisi paling berani dan penuh sikap dari kepribadian Jennie dalam album ini, sejajar dengan "Mantra", "ExtraL", dan "Like Jennie".
Meski secara chart tidak sepopuler single resmi seperti "Like Jennie", "ZEN" tetap menjadi salah satu lagu yang paling banyak dibicarakan penggemar dan kritikus musik berkat pendekatan sonic yang berbeda serta momen kejutan perilisan video musiknya yang terjadi tanpa pengumuman jauh-jauh hari sebelumnya.
Strategi Promosi yang Tidak Terduga
Keputusan Jennie untuk merilis video musik "ZEN" secara mendadak, hanya beberapa jam setelah pengumuman tur konsernya, menjadi salah satu strategi promosi yang paling banyak dibicarakan menjelang perilisan album Ruby. Pendekatan ini berhasil menciptakan momentum dan antisipasi besar dari penggemar terhadap keseluruhan isi album yang saat itu belum diumumkan secara lengkap.
Kritik terhadap "ZEN"
Berdasarkan berbagai ulasan album dari kritikus musik independen, "ZEN" secara umum dinilai berhasil menyatu dengan baik dalam keseluruhan konsep album Ruby, meski beberapa pengamat menyebut lagu ini sebagai salah satu track yang paling sulit dikategorikan dibandingkan lagu-lagu lain dalam album yang sama. Perpaduan genre industrial dan elektronik yang cukup eksperimental ini dianggap sebagai salah satu titik paling berani dalam keseluruhan tracklist Ruby.
Beberapa ulasan turut mencatat bahwa meski "ZEN" berhasil menyatu dengan nada keseluruhan album, lagu ini dianggap tidak semenonjol lagu-lagu utama lain seperti "Like Jennie" maupun "Mantra" dalam hal daya tarik komersial. Namun demikian, kehadirannya tetap dianggap penting sebagai penyeimbang tematik yang memperkaya variasi musikal album ini secara keseluruhan.
Pujian atas Konsistensi Artistik Album Ruby
Sejumlah ulasan album memuji bagaimana "ZEN" turut memperkuat kesan bahwa Ruby adalah pernyataan artistik yang benar-benar personal bagi Jennie, bukan sekadar proyek idol pada umumnya. Lagu ini disebut sebagai salah satu contoh bagaimana Jennie berhasil memadukan hip-hop, R&B, dan elemen elektronik secara mulus di sepanjang album, menegaskan identitas musikalnya yang lebih berani dan tegas.
Opini: Pondasi Konseptual di Balik Kesuksesan Ruby
"ZEN" dapat dilihat sebagai pondasi konseptual yang penting di balik terbentuknya keseluruhan visi album Ruby, meski perannya sebagai lagu non-single membuatnya kurang mendapat sorotan sebesar single-single resmi seperti "Mantra" dan "Like Jennie". Keputusan Jennie untuk tetap membuatkan video musik khusus bagi lagu ini menunjukkan bahwa ia melihat "ZEN" sebagai bagian penting dari narasi artistik yang ingin disampaikannya lewat album debut solonya.
Strategi perilisan yang tidak terduga juga menjadi bukti bahwa Jennie, sebagai artis yang kini memiliki kendali penuh atas kariernya sendiri lewat label Odd Atelier, berani mengambil pendekatan promosi yang tidak konvensional. Hal ini semakin menegaskan bahwa era baru karier solo Jennie dibangun di atas kebebasan kreatif yang jauh lebih besar dibandingkan masa-masa sebelumnya di bawah naungan label besar.
Pertanyaan Seputar JENNIE "ZEN"
Kapan "ZEN" dirilis?
Video musik "ZEN" dirilis secara mendadak pada 25 Januari 2025, sementara lagunya resmi dirilis di platform streaming pada 7 Maret 2025 sebagai bagian dari album Ruby.
Siapa yang menulis dan memproduksi lagu ini?
Lagu ini ditulis oleh Jennie bersama Asheton Hogan, Bibi Bourelly, Kirsten Alyssa Spencer, dan Jelli Dorman, dengan produksi oleh Pluss.
Apa yang membuat perilisan "ZEN" unik?
Video musik lagu ini dirilis secara kejutan tanpa pengumuman panjang, hanya beberapa jam setelah Jennie mengumumkan tur konser "The Ruby Experience".
Apakah "ZEN" dirilis sebagai single resmi?
Tidak, "ZEN" bukan single resmi dari album Ruby, namun tetap mendapatkan video musik khusus bersama dengan lagu "Seoul City".
Kesimpulan
"ZEN" adalah bukti nyata keberanian eksplorasi musikal Jennie dalam menyusun album debut solonya, Ruby. Meski bukan single utama, lagu ini memainkan peran penting sebagai fondasi konseptual sekaligus penyeimbang tematik yang memperkaya keseluruhan pengalaman mendengarkan album ini, sekaligus menegaskan kebebasan kreatif yang kini dimiliki Jennie sebagai artis solo yang mandiri.