YEJI 'Crown On My Head' (2023)
YEJI 'Crown On My Head' (2023): Ulasan Lagu Solo Pertama Sang Leader Itzy
Menjelang akhir 2023, Yeji menghadirkan kejutan bagi para Midzy lewat lagu solo pertamanya, "Crown On My Head". Sebagai leader Itzy, Yeji tampil dengan nuansa rock yang tegas dan penuh percaya diri. Artikel ini mengulas latar belakang lagu, video musik, makna, pencapaian, kritik, serta opini pribadi tentang karya yang membuka rangkaian lagu solo di mini album Born to Be ini.
Apa Itu 'Crown On My Head'?
"Crown On My Head" adalah lagu solo Yeji yang termasuk dalam mini album kedelapan Itzy, Born to Be. Menurut halaman Wikipedia Born to Be, album ini adalah rilisan Itzy pertama yang menghadirkan lagu solo dari para member. Video musik "Crown On My Head" rilis pada 20 Desember 2023, sementara lagunya resmi hadir di berbagai platform bersama album pada 8 Januari 2024.
Lagu Solo Pertama Yeji
Lagu ini merupakan lagu solo pertama Yeji sejak debut bersama Itzy pada 2019. Menurut laporan media, para member ikut terlibat dalam penulisan dan komposisi lagu solo pertama mereka, sehingga setiap lagu membawa warna pribadi masing-masing. Karena itu, "Crown On My Head" terasa lebih personal dibanding lagu-lagu grup.
Urutan Rilis Lagu Solo
Lagu solo Itzy dirilis bertahap selama Desember 2023. Menurut pemberitaan NME, lagu Yeji adalah solo kedua dari lima lagu solo di album ini. Setelah Yeji, menyusul Ryujin dengan "Run Away" pada 22 Desember, Chaeryeong dengan "Mine" pada 25 Desember, dan Yuna dengan "Yet, But" pada 27 Desember. Sebelumnya, Lia sudah memiliki "Blossom" yang direkam lebih dulu.
Musik dan Konsep Lagu
Secara musikal, "Crown On My Head" dikategorikan bergenre rock. Nuansa ini terasa berbeda dari lagu-lagu dance-pop Itzy yang biasanya penuh koreografi. Dengan karakter rock yang kuat, lagu ini memberi ruang bagi Yeji untuk menampilkan sisi yang lebih mentah, tegas, dan berani.
Makna di Balik Judul
Menurut pemberitaan GMA Network, lagu ini menceritakan perasaan dan kepercayaan diri Yeji sebagai seorang artis K-pop. Motif mahkota di sini bukan sekadar simbol kemewahan, melainkan pernyataan bahwa ia memilih jalannya sendiri dan layak berada di panggung. Pesan ini sejalan dengan identitas Itzy yang selalu menekankan kepercayaan diri dan keberanian menjadi diri sendiri.
Video Musik 'Crown On My Head'
Video musiknya langsung menarik perhatian. Menurut pemberitaan allkpop, tampilannya bertema api dan warna merah dengan gaya rock and roll. NME menggambarkan adegan Yeji berjalan masuk ke sebuah ruangan dengan percaya diri, lalu bernyanyi dan menari ditemani api, kilat, dan percikan di sekelilingnya. Menurut GMA Network, ia juga tampil dengan setelan hitam tiga potong lengkap dengan aksesori tindik, gaya yang cukup berbeda dari citra-citra sebelumnya.
Tim di Balik Visual
Menurut halaman Wikipedia Yeji, video musik ini disutradarai oleh Ha Jeong-hoon dan Lee Hye-sung dari Hattrick. Visual yang tegas dan terarah ini membuat lagu yang berdurasi pendek terasa padat dan berkesan.
Kritik Terhadap 'Crown On My Head'
Meski diterima baik, ada beberapa catatan yang wajar diajukan:
1. Pesan yang Cukup Familiar
Tema percaya diri dan "aku layak bersinar" sudah sangat sering dipakai Itzy dalam banyak lagu. Bagi sebagian pendengar, pesan dalam lagu ini terasa seperti pengulangan, bukan sesuatu yang benar-benar baru.
2. Durasi yang Terasa Singkat
Video musik resminya berdurasi cukup pendek. Sebagian penggemar mungkin menginginkan ruang yang lebih luas untuk mengembangkan cerita dan eksplorasi musik, sehingga lagu terasa selesai sebelum benar-benar mencapai klimaks.
3. Bayang-bayang Lagu Grup
Karena dirilis hanya beberapa hari setelah video musik "Born to Be", lagu solo ini harus bersaing dengan lagu grup yang lebih besar promosinya. Akibatnya, perhatian publik umum terhadap lagu ini cenderung lebih rendah dibanding lagu-lagu utama.
Opini: Layakkah 'Crown On My Head' Didengar?
"Crown On My Head" adalah pembuka lagu solo yang sangat tepat. Nuansa rock memberi Yeji identitas yang jelas dan berbeda dari lagu-lagu grup. Dalam waktu singkat, lagu ini berhasil menyampaikan karakternya: percaya diri, sedikit berbahaya, dan tidak takut tampil menonjol.
Saya juga menghargai keputusan menempatkan lagu ini sebagai solo pertama yang dirilis setelah lagu grup. Sebagai leader, Yeji memang pantas membuka rangkaian tersebut. Lagu ini mungkin bukan yang paling inovatif, tetapi ia jujur, bertenaga, dan konsisten dengan citra yang dibangun Yeji selama ini.
Catatan: bagian ini adalah pendapat pribadi penulis, sehingga penilaian pembaca bisa berbeda.
Pencapaian dan Dampak
Meski bukan title track, "Crown On My Head" punya nilai penting dalam perjalanan Yeji. Lagu ini menjadi pintu pertama Yeji menunjukkan sisi solonya kepada publik, dan terbukti menjadi cerminan awal sebelum ia melangkah lebih jauh. Pada Maret 2025, Yeji merilis EP solo debutnya, Air, setelah debut soloya diumumkan pada Januari 2025. Dengan begitu, "Crown On My Head" bisa dilihat sebagai langkah awal sebelum karier solonya benar-benar dimulai.
Respons Para Midzy
Menurut pemberitaan GMA Network, para Midzy merasa bangga melihat Yeji tampil dengan gaya baru yang berani. Visual dan nuansa rock-nya memberi bahan obrolan hangat di kalangan penggemar sepanjang Desember 2023, terlebih saat Itzy sedang tampil sebagai kuartet karena Lia rehat untuk fokus pada kesehatannya.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Kapan 'Crown On My Head' dirilis?
Video musiknya dirilis pada 20 Desember 2023, sedangkan lagunya resmi hadir bersama album Born to Be pada 8 Januari 2024.
Apakah 'Crown On My Head' lagu solo pertama Yeji?
Ya, lagu ini adalah lagu solo pertama Yeji sejak debut bersama Itzy.
Apa genre lagu 'Crown On My Head'?
Lagu ini bergenre rock dengan nuansa percaya diri yang kuat.
Siapa saja member Itzy yang punya lagu solo di Born to Be?
Kelima member punya lagu solo: Yeji ("Crown On My Head"), Lia ("Blossom"), Ryujin ("Run Away"), Chaeryeong ("Mine"), dan Yuna ("Yet, But").
Bagaimana tampilan video musiknya?
Video musiknya bertema api dan warna merah dengan gaya rock and roll, menampilkan Yeji dalam setelan hitam bernuansa tegas.
Apakah Yeji sudah debut solo secara resmi?
Ya, Yeji merilis EP solo debutnya, Air, pada Maret 2025.
Kesimpulan
YEJI 'Crown On My Head' (2023) adalah lagu solo yang menunjukkan sisi lain sang leader Itzy: lebih tegas, lebih berani, dan lebih personal. Dengan nuansa rock, visual yang membara, serta pesan percaya diri yang kuat, lagu ini layak masuk daftar putar Midzy maupun penggemar K-pop pada umumnya. Kritiknya memang ada, terutama soal pesan yang terasa familiar, tetapi secara keseluruhan lagu ini menjadi pembuka yang berkesan bagi perjalanan solo Yeji.
Apa pendapatmu tentang "Crown On My Head"? Apakah ini solo favoritmu dari album Born to Be? Tulis di kolom komentar ya, Midzy!
Sumber: NME – ITZY's Yeji oozes confidence in music video | Wikipedia – Born to Be (EP)
%20(2).gif)
%20(1).gif)
%20(4).gif)
%20(6).gif)
%20(7).gif)
%20(3).gif)
%20(5).gif)