BLACKPINK 'PINK VENOM' (2022)

BLACKPINK 'PINK VENOM' (2022)

BLACKPINK 'PINK VENOM' (2022): Comeback yang Ciptakan Sejarah di Spotify Global

BLACKPINK 'PINK VENOM' (2022)
Setelah hampir dua tahun tidak merilis single grup sejak "LOVESICK GIRLS" (2020), BLACKPINK akhirnya kembali menyapa penggemar pada 19 Agustus 2022 lewat single pre-release berjudul "PINK VENOM". Lagu ini menjadi pembuka jalan menuju album studio kedua mereka, BORN PINK, sekaligus menandai comeback yang telah dinanti-nantikan penggemar di seluruh dunia selama masa hiatus para anggotanya yang sibuk dengan berbagai proyek solo.
BLACKPINK 'PINK VENOM' (2022)

Latar Belakang dan Proses Produksi

"PINK VENOM" ditulis oleh Teddy Park dan Danny Chung, dengan komposisi musik yang melibatkan Teddy, 24, R.Tee, dan Ido. Lagu ini mengusung perpaduan genre hip-hop, pop rap, dance, dan EDM, dengan sentuhan unik berupa instrumen tradisional Korea yang dipadukan dengan nuansa hip-hop era 90-an dan elemen electropop modern. Kombinasi inilah yang membuat "PINK VENOM" terdengar sebagai salah satu eksperimen musikal paling berani dalam diskografi BLACKPINK.
Menariknya, lagu ini turut menyisipkan sampel dari lagu "Pon de Replay" milik Rihanna yang dirilis pada 2005, serta referensi liris terhadap lagu "Look What You Made Me Do" milik Taylor Swift. Video musiknya sendiri disutradarai oleh Seo Hyun-seung, menghadirkan visual yang megah dengan estetika yang memadukan unsur tradisional dan modern khas identitas BLACKPINK.
BLACKPINK 'PINK VENOM' (2022)

Pencapaian yang Mengukir Sejarah Baru di Spotify dan Billboard

"PINK VENOM" mencatatkan rentetan pencapaian yang menegaskan posisi BLACKPINK sebagai salah satu kekuatan musik global terbesar:
  • Meraih 90,4 juta penayangan dalam 24 jam pertama di YouTube, menjadi debut video musik terbesar sepanjang tahun 2022 sekaligus rekor pribadi terbesar BLACKPINK, melampaui pencapaian "How You Like That" pada 2020.
  • Menjadi lagu berbahasa Korea pertama dalam sejarah yang debut di posisi pertama Spotify Global Top Songs Chart, sekaligus menjadikan BLACKPINK sebagai girl group pertama dari negara mana pun yang meraih pencapaian tersebut.
  • Mencatatkan 7.937.046 streaming pada hari pertama perilisan di Spotify, menjadi rekor streaming harian tertinggi oleh artis wanita sepanjang tahun 2022.
  • Debut di posisi pertama Billboard Global 200 dan Billboard Global Excl. US Chart, menjadi lagu pertama BLACKPINK yang meraih posisi tersebut di Billboard Global 200 sekaligus lagu girl group pertama yang mencapainya.
  • Menduduki posisi pertama iTunes di lebih dari 70 negara serta menjadi lagu K-pop grup pertama yang berhasil menduduki posisi puncak ARIA Singles Chart Australia.
  • Bertahan selama enam minggu berturut-turut di Billboard Hot 100, menjadikannya lagu grup K-pop dengan durasi terlama di tangga lagu tersebut sepanjang tahun 2022.
Rentetan pencapaian ini menegaskan bahwa "PINK VENOM" bukan sekadar comeback biasa, melainkan sebuah pernyataan kuat bahwa BLACKPINK tetap menjadi kekuatan dominan di industri musik global meski sempat vakum cukup lama dari perilisan single grup.

Penampilan Bersejarah di MTV Video Music Awards

Untuk mempromosikan "PINK VENOM", BLACKPINK tampil di ajang MTV Video Music Awards 2022, menjadikan mereka girl group Korea pertama yang tampil di acara penghargaan musik bergengsi tersebut. Penampilan ini turut membawa mereka meraih penghargaan Best Choreography, semakin mengukuhkan reputasi BLACKPINK sebagai salah satu grup dengan kualitas performa panggung terbaik di industri musik global.
BLACKPINK 'PINK VENOM' (2022)

Kritik terhadap "PINK VENOM"

Meski meraih rentetan rekor komersial yang mengesankan, "PINK VENOM" turut menerima kritik yang cukup beragam dari para pengamat musik. Sebagian kritikus memuji produksi lagu ini yang catchy dan mudah diingat, namun banyak pula yang menyoroti kurangnya pertumbuhan musikal dalam komposisi lagu ini dibandingkan karya-karya BLACKPINK sebelumnya, dengan formula trap dan hip-hop yang dianggap masih serupa dengan pendekatan pada "DDU-DU DDU-DU" dan "KILL THIS LOVE".
Beberapa kritik juga menyebut bahwa penggunaan sampel dan referensi dari lagu artis lain, seperti Rihanna dan Taylor Swift, meski kreatif, dianggap sebagai strategi yang cukup mengandalkan daya tarik nostalgia ketimbang menghadirkan orisinalitas baru. Namun demikian, keberhasilan lagu ini menembus berbagai rekor global membuktikan bahwa pendekatan tersebut tetap efektif menarik perhatian pendengar lintas generasi dan budaya.

Pujian atas Visual dan Konsep Tradisional-Modern

Di sisi lain, video musik "PINK VENOM" mendapat banyak pujian karena berhasil memadukan unsur budaya tradisional Korea dengan estetika modern secara elegan. Penggunaan instrumen tradisional dalam produksi musiknya juga dianggap sebagai langkah segar yang berhasil membedakan "PINK VENOM" dari lagu-lagu K-pop lain pada periode yang sama.
BLACKPINK 'PINK VENOM' (2022)

Opini: Bukti Ketahanan Popularitas BLACKPINK di Tengah Hiatus

"PINK VENOM" menjadi bukti nyata bahwa popularitas BLACKPINK tidak surut meski sempat vakum lama dari perilisan single grup akibat kesibukan masing-masing anggota dengan proyek solo mereka. Pencapaian sebagai lagu Korea pertama yang menduduki puncak Spotify Global Top Songs Chart menegaskan bahwa basis penggemar global BLACKPINK justru semakin besar dan loyal seiring berjalannya waktu.
Keputusan untuk merilis "PINK VENOM" sebagai single pre-release, alih-alih langsung merilis album penuh, juga terbukti menjadi strategi promosi yang efektif dalam membangun antisipasi menjelang perilisan BORN PINK. Pendekatan bertahap semacam ini menunjukkan kematangan strategi promosi YG Entertainment dalam memaksimalkan momentum comeback BLACKPINK di pasar musik global yang semakin kompetitif.
BLACKPINK 'PINK VENOM' (2022)
BLACKPINK 'PINK VENOM' (2022)

Pertanyaan Seputar BLACKPINK "PINK VENOM"

Kapan "PINK VENOM" dirilis?

Lagu ini dirilis pada 19 Agustus 2022 sebagai single pre-release menuju album studio kedua BLACKPINK, BORN PINK.

Siapa yang menulis dan memproduksi lagu ini?

Lagu ini ditulis oleh Teddy Park dan Danny Chung, dengan komposisi musik yang melibatkan Teddy, 24, R.Tee, dan Ido.

Apa pencapaian terbesar "PINK VENOM"?

Lagu ini menjadi lagu berbahasa Korea pertama yang debut di posisi pertama Spotify Global Top Songs Chart, sekaligus meraih 90,4 juta penayangan YouTube dalam 24 jam pertama.

Apa yang membuat "PINK VENOM" berbeda dari lagu BLACKPINK sebelumnya?

Lagu ini memadukan instrumen tradisional Korea dengan nuansa hip-hop era 90-an, serta menyisipkan sampel dari lagu Rihanna dan referensi lirik dari lagu Taylor Swift.
BLACKPINK 'PINK VENOM' (2022)
BLACKPINK 'PINK VENOM' (2022)

Kesimpulan

"PINK VENOM" adalah bukti nyata bahwa BLACKPINK mampu mempertahankan dominasi mereka di industri musik global meski sempat vakum lama dari perilisan single grup. Dengan rekor Spotify, Billboard, dan YouTube yang mengesankan, serta penampilan bersejarah di MTV Video Music Awards, lagu ini menjadi salah satu comeback paling sukses dalam perjalanan karier BLACKPINK menuju era BORN PINK.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url